Friday, 3 June 2016

“Pengaruh Persepsi Siswa Pada Kompetensi Mengajardan Sikap Siswa Terhadap Prestasi Belajar Bahasa Indonesia Di SMP Pada Kelas VIII Sub Rayon 4 Kota Bekasi.”



BAB I
PENDAHULUAN

A.        Latar Belakang Masalah
Buruknya sikap siswa terhadap mata pelajaran Bahasa Indonesia dewasa inisangat memperihatinkan.Bahasa Indonesia memiliki peran sentral dalam perkembangan intelektual, sosial, dan emosional siswa dan merupakan penunjang keberhasilan dalam mempelajari semua bidang studi. Pembelajaran bahasa diharapkan membantu siswa mengenal dirinya, budayanya, dan budaya orang lain, mengemukakan gagasan dan perasaan, berpartisipasi dalam masyarakat yang menggunakan bahasa tersebut dan menemukan serta menggunakan kemampuan analitis dan imaginatif yang ada dalam dirinya.
Menurut Basiran (1999) tujuan pembelajaran bahasa adalah “keterampilan komunikasi dalam berbagai konteks komunikasi.” Sedangkan tujuan belajar bahasa yang diutarakan Depdikbud(1995) adalah “meningkatkan kemampuan siswa dalam komunikasi baik lisan maupun tulisan”. Berdasarkan hal tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa tujuan dari pembelajaran Bahasa Indonesia adalah agar para siswa mampu berkomunikasi secara baik dan benar, baik secara lisan ataupun tulisan serta dapat berapresiasi dan menciptakan karya sastra dalam Bahasa Indonesia sesuai dengan bakat dan minat siswa itu sendiri.
 Mengingat pentingnya bahasa sebagai alat komunikasi terlebih lagi Bahasa Indonesia yang merupakan bahasa kesatuan NKRI, maka peningkatan kompetensi siswa dalam pelajaran Bahasa Indonesia sangat dibutuhkan.Oleh karena itu, kompetensi guru dalam mengajar serta tersedianya sarana dan prasarana media pembelajaran sangat berperan  agar tujuan pembelajaran Bahasa Indonesia yang berorientasi pada siswa dapat tercapai. Sebagaimana telah dikemukakan diatas bahwa persepsi siswa pada kompetensi guru dalam mengajar serta sikap siswa pada pembelajaran Bahasa Indonesia akan berdampak pada prestasi siswa dalam pelajaran Bahasa Indonesia itu sendiri.
 Pada kenyataannya dalam praktek pengajaran yang terjadi di lingkungan pendidikan sekolah kerap kali ditemukan permasalahan yang berkaitan erat dengan kompetensi guru seperti halnya latar belakang pendidikan guru yang tidak sesuai pada bidang studi yang diajarkan, sehingga pada saat proses pengajaran guru tidak menguasai materi pelajaran ditambah ketidakingintahuan guru yang kurang baik, seperti kurang minat dalam menggali ilmu dan pengetahuan pada bidang studi yang diajarkan dan hanya terbatas pada buku yang dibaca tanpa adanya proses belajar yang lebih tinggi guna meningkat kan kompetensi mengajarnya. Jika kita samakan pendidikan saat ini dengan pendidikan sebelum masa kemerdekaan tentulah jauh dari keberhasilan, hal ini dikarenakan siswa dan kemajuan zaman dengan teknologinya memaksa guru untuk dapat lebih aktif dan kreatif dalam proses penyampaian atau penguraian materi agar siswa menjadi lebih aktif dan pembelajaran jauh dari sifat yang monoton. 
Pengamalan ilmu dan pengetahuan seorang siswa pada hakikatnya adalah inti dari proses belajar pembelajaran yang dilakukan di sekolah yang terwujud pada sikap siswa dan berujung pada prestasi belajar siswa dalam bidang studi Bahasa Indonesia.Oleh sebab itu penulis mencoba mengangkat permasalahan tersebut dalam sebuah penelitian tesis sederhana dengan mengambil judul Pengaruh Persepsi Siswa  Pada Kompetensi Mengajardan Sikap Siswa Terhadap Prestasi Belajar Bahasa Indonesia Di SMP Pada Kelas VIII Sub Rayon 4 Kota Bekasi.Kesiapan belajar secara umum adalah kemampuan seseorang untuk mendapatkan keuntungan dari pengalaman yang ditemukan. Sementara itu kesiapan kognisi bertalian dengan pengetahuan seseorang dalam menghadapi situasi belajar yang baru. Kemampuan ini bergantung pada tingkat kematangan intelektual, latar belakang pengalaman dan cara-cara pengetahuan sebelumnya distruktur.
 Keberhasilan siswa dalam proses belajar disekolah merupakan tujuan awal para guru pada saat melakukan pengajaran. Proses pembelajaran yang baik sangat ditentukan oleh kompetensi guru dalam memberikan dan menguraikan materi pembelajaran yang tentu dimana pemberian ataupun penguraian materi pelajaran harus dapat disesuaikan oleh keadaansiswa dewasa ini, sebab siswa adalah individu yang hidup dan berkembang sendiri. Pendidikan harus memperlakukan dan melayani perkembangan siswa secara wajar. Ibarat proses mekarnya bunga, guru tidak boleh memaksa kelopak bunga agar segera mekar melainkan harus menunggu dengan sabar sambil rajin memberi pupuk. Biarlah siswa berkembang secara wajar sesuai dengan kodratnya. Jadi dalam kaitan antara persepsi siwa,kompetensi guru, dan prestasi belajar tidak dapat dipisahkan. Oleh karenakan hal ini sangat berkaitan dan berpengaruh jika dilihat secara seksama.Tetapi dalam hal inipenulis mencoba membuat pembuktian agar menjadi suatu kebenaran atas keterkaitan hubungan antara persepsi siswa terhadap kompetensi mengajar, dan prestasi siswa dalam pengamalan ilmu pengetahuan..
 B.      Identifikasi Masalah
           Berdasarkan latar belakangmasalah yang telah diuraikan sebelumnya, maka dapat diidentifikasi sebagai berikut.
  1. Apakah guru yang mengajar Bahasa Indonesia sudah sesuai dengan latar belakang pendidikannya?
  2. Apakah sikap belajar siswa mempunyai pengaruh terhadap prestasi belajar Bahasa Indonesia?
  3. Apakah kompetensi mengajar guru yang memadai dapat meningkatkan prestasi belajar siswa?
  4.  Apakah guru bahasa Indonesia telah memberikan umpan balik secara berkesinambungan untuk pelajaran bahasa indonesia
  5. Apakah siswa aktif dalam proses belajar dapat meningkatkan prestasi belajar Bahasa Indonesia
  6. Apakah proses belajar yang monoton mempengaruhi rendahnya prestasi belajar siswa dalam bidang bahasa?
  7. Apakah sikap belajar yang demokratif dapat meningkatkan prestasi belajar siswa dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia?
  8. Apakah kreativitas mengajar guru dapat meningkatkan prestasi belajar Bahasa Indonesia siswa?
  9. Apakah ada pengaruh antara kompetensi mengajar dengan prestasi belajar Bahasa Indonesia 
C.   Pembatasan Masalah
                 Berdasarkan identifikasi masalah yang telah diuraikan di atas diperoleh banyak sekali masalah yang memerlukanpenelitian, tetapi karena keterbatasan waktu penulis,maka penelitian ini dibatasi pada masalah berikut:
  1. Apakah ada pengaruh Persepsisiswaatas Kompetensi mengajar guru dan sikap siswa terhadap prestasi belajar Bahasa Indonesia?
  2. Apakah ada pengaruh Persepsi siswa terhadap prestasi belajar Bahasa Indonesia?
  3. Apakah ada pengaruh sikap siswa terhadap prestasi belajar Bahasa Indonesia?
D.   Rumusan Masalah
 Berdasarkan pembatasan masalah yang telah diuraikan diatas, maka dapat dirumuskan:

  1. Apakah terdapat pengaruh persepsi siswa pada kompetensi mengajar guru dan sikap siswa secara bersama-sama terhadap prestasi belajar Bahasa Indonesia?
  2. Apakah terdapat pengaruh persepsi siswa pada kompetensi mengajar guru terhadap prestasi belajar Bahasa Indonesia?
  3. Apakah terdapat pengaruh sikap siswa terhadap prestasi belajar Bahasa Indonesia?

E.  Tujuan Penelitian
  Adapun tujuan dari penelitian ini adalah:
  1. Mengetahui pengaruh persepsi siswa atas kompetensi mengajar guru dan sikap siawa secara bersa-sama terhadap prestasi belajar Bahasa Indonesia.
  2. Mengetahui pengaruh persepsi siswa atas kompetensi mengajar guru terhadap prestasi belajar Bahasa Indonesia terhadap prestasi belajar.
  3. Mengetahui pengaruh sikap siswa terhadap prestasi belajar Bahasa Indonesia terhadap.
 F.  Manfaat Penelitian
Manfaat penelitian ini dibedakan menjadi dua, yaitu manfaat  teoritis dan manfaat praktis.
1.    Manfaat teoritis
Secara teoritis, penelitian ini berupaya membuktikan teori-teori yang sudah ada guna menambah perbendaharaan ilmu pengetahuan pada bidang pendidikan,terutama pada pengaruh persepsi siswa  pada kompetensi mengajar dan sikap siswa terhadap prestasi belajar Bahasa Indonesia di sekolah menengah umum pertama.
2.    Praktis 

G. Sistematika PenulisanTesis 
Tesis ini berisi beberapa bab yang terdiri dari pendahuluan, kerangka berfikir dan hipotesis dan metodelogi penelitian. Penjelasan tiap bab tersebut sebagai berikut:
  1. BAB I Pendahuluan berisi latar belakang masalah, identifikasi masalah,pembatasan masalah,perumusan masalah,tujuan penelitian, manfaat penelitian baik manfaat secara teoritis, praktis dan sistematika penulisan proposal tesis.
  2. Bab II Landasan Teori, Kerangka Berpikir dan Hipotesis.yang berisi kajian secara teoritis mengenai pengertianbelajar Bahasa Indonesia, pengertian persepsi siswa pengertian,pegertian kompetensi mengajarpengertian sikap siswa pengertian prestasi belajar kerangka berpikir dan hipotesis penelitian
  3. BAB III Metodelogi Penelitian, berisi tempat dan waktu penelitian, metode penelitian, populasi sampel, teknik pengumpulan data, variabel penelitian dan instrumen penelitian.
  4. BAB IV Hasil Penelitian dan Pembahasan, berisisi deskripsi hasil penelitian, Pengujian Persyaratan analisis, pengujian hipotesis, pembahasan/interpretasi.
  5. BAB V Kesimpulan dan Penutup

No comments:

Post a Comment